Meski Sering di Rawat di Rumah Sakit Suryati Tenang Miliki Jkn-Kis

  • Bagikan

BANDARLAMPUNG, LKHidup ini tidak selamanya muda dan sehat, seiring berjalannya waktu, usia terus bertambah. Ketika memasuki usia senja, Sebagian besar orang mengalami bermacam-macam gangguan kesehatan, mulai dari mata rabun, kaki sakit, badal pegal-pegal, linu sampai berbagai penyakit berat seperti jantung, diabetes, hipertensi dll.

Seperti yang dialami peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang tinggal di Way Halim Kota Bandar Lampung Suryati (61) kerap mengalami berbagai gangguan kesehatan. Sudah berkali-kali Ia dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Bandar Lampung.

“Semakin tua, saya jadi semakin gampang sakit. Mudah terkena batuk, flu, asam urat, belum lagi maag dan pengeroposan tulang dikakinya yang membuatnya sulit untuk berjalan,” ungkap Suryati. Senin 27 Maret 2022.

Sebagai seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Suryati telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Meskipun bolak-balik berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ataupun rumah sakit, Suryati tidak merasa khawatir tentang biaya yang harus dikeluarkannya karena semuanya telah dijamin oleh JKN-KIS.

“Dengan menjadi peserta JKN-KIS, saya merasa tenang karena meskipun bolak-balik harus berobat, namun tidak perlu mengeluarkan biaya lagi. Seperti saat saya sakit pada tulang sendi kaki, sangat sakit kalau mau jalan. Setelah diperiksa di Puskesmas katanya harus dirujuk ke rumah sakit.

Ternyata saya kena pengeroposan tulang, setelah itu saya diberi obat dan vitamin tulang oleh dokter. Saya juga diminta dokter untuk tidak terlalu banyak beraktifitas fisik terlebih dahulu agar cepat pulih,” tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, ternyata Suryati dinyatakan mengalami osteoporosis. Dokter mengharuskan Suryati menjalani pengobatan secara intensif serta menjalani pola hidup sehat.

Suryati telah memanfaatkan Program JKN-KIS berulang kali, Ia mengaku sangat bersyukur dan mengatakan tidak pernah mengeluarkan uang meskipun sampai dirawat berhari-hari di rumah sakit.

BACA JUGA :   Cegah Cluster Baru Covid 19, Nanang Ermanto perintahkan 7 Camat, buat Laporan

Karena pengalamannya memanfaatkan JKN-KIS, Suryati mengajak kepada masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri, karena menurutnya jaminan terhadap kesehatan itu sangatlah penting, terutama dikala telah memasuki usia senja seperti dirinya.

“Saya sudah berkali-kali berobat pakai kartu JKN-KIS. Selama berobat ke Puskesmas ataupun rumah sakit, saya belum pernah keluar biaya. Semuanya telah dijamin JKN-KIS, jadi untuk masyarakat khususnya lansia ya, ayo jangan ragu lagi segera daftar jadi peserta JKN-KIS.

Kita lansia sebagian besar akan sakit, makanya biar nggak bingung soal biaya berobat dan membebani anak serta keluarga, kita harus menjadi peserta JKN-KIS,” tutur Suryati.

Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS ini, Ia berharap pelayanan Program JKN-KIS terus ditingkatkan.*

banner 325x300
  • Bagikan