LAMPUNGKHAM.COM-Yayasan Dwi Bakti Fransiskus Peringati Hardiknas 2024 Dengan Berbagai Macam Pertunjukan, Gubernur Beri Apresiasi.
Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) yang diperingati setiap 2 Mei, Yayasan Dwi Bakti Fransiskus Bandar Lampung menggelar berbagai macam kegiatan, diantaranya louncing buku, dan berbagai lomba yang dipusatkan di halaman SMA Fransiskus Bandar Lampung, Kamis, 2 Mei 2024.
Peringatan hari Pendidikan Nasional tahun ini, digelar oleh SMA Fransiskus sangat meriah, berbagai macam tari-tarian, dance yang dibawakan siswa siswa SMP mendapatkan aplus dari orangtua wali murid yang hadir.
Bukan itu saja, parade baju adat, marcing band yang dibawakan siswa-siswi SD Fransiskus Pringsewu juga tak kalah menarik.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi Yayasan Dwi Bakti Bandar Lampung (Fransiskus) atas diselenggarakannya beragam kegiatan dalam rangka peringatan Hari Pendidkan Nasional (Hardiknas) 2024.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekolah Fransiskus. Rangkaian acara ini menjadi momentum yang istimewa bagi dunia pendidikan, karena kita merayakan para pendidik yang luar biasa dan memperkenalkan pendekatan pedagogis inovatif, yang akan membawa pendidikan kita ke tingkat yang lebih baik,” ujar Gubernur melalui Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin, saat hadir dalam pembukaan acara ke-CAKAP-an” di SMA Fransiskus Bandarlampung, Kamis 2 Mei 2024.
Dalam kesempatan itu Gubernur juga mengucapkan selamat hari pendidikan nasional.
“Saya juga mengucapkan selamat hari Pendidikan Nasional. Terima kasih atas dedikasi dan komitmen yang ditunjukkan dalam mendidik dan membimbing generasi emas melalui Yayasan Fransiskus,” ucapnya.

Gubernur Arinal juga mengatakan, pendidikan dan kebudayaan adalah dua pilar utama pembangunan suatu bangsa. Pendidikan memberikan landasan yang kokoh bagi pembentukan karakter dan kemampuan individu, sementara kebudayaan mengakar dalam jiwa suatu bangsa, menjadi identitas yang membedakan dan mempersatukan kita sebagai satu kesatuan.
Dalam era yang penuh dengan tantangan dan perubahan seperti saat ini, kita tidak boleh melupakan pentingnya investasi dalam pendidikan. Pendidikan yang berkualitas akan membuka pintu kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang, berinovasi, dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.
Pendidikan kodrat menjadi salah satu bentuk pendidikan yang memiliki dampak mendalam untuk pembentukan karakter. Kesadaran akan betapa pentingnya menumbuhkembangkan kodrat peserta didik, maka Sekolah Fransiskus dengan semangat khas suster FSGM, meluncurkan Pedagogi CAKAP yang pada hari ini akan launching.
Dengan semangat persaudaraan dan kerja sama yang kuat, saya yakin kita semua dapat mewujudkan tema yang diusung hari ini yaitu ”Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan, Bersinergi dalam Keberagaman Menuju Indonesia Emas.”
“Marilah kita rapatkan barisan untuk bersama-sama mengatasi berbagai tantangan dan mengarahkan Indonesia menuju masa depan gemilang, dimana setiap warga negara dapat merasakan manfaat dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dwi Bakti Bandar Lampung Sr. M. Editha, FSGM, saat ditemui di sela-sela kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2024 di lembaga pendidikan.
Sr. M. Editha, FSGM mengatakan, hari ini dalam rangka memperingati hardiknas ada launching buku Pedagogi Cakap dan Teacher awards, gelar kecakapan dan pertunjukan lainya.
“Tema kegiatan pada Hardiknas Tahun ini Ke-“CAKAP”an Fransiskus Untuk Indonesia. “Menguatkan pendidikan, Memajukan Kebudayaan, Bersinergi dalam keberagaman menujun Indonesia Emas”. Ujar Sr. M. Editha, FSGM, Kamis, 2 Mei 2024.
Sr. M. Editha, FSGM menjelaskan, Kegiatan diikuti seluruh unit sekolah yang bernaung di bawah yayasan di Bakti Bandar Lampung, baik di Lampung maupun Batu Raja, dan juga ada di dalam Klaten, lalu undangan dari Yayasan Dwi Bakti cabang Jakarta, juga kemudian ada Yayasan Diagrahita yang dikelola oleh para suster, membawahi sekolah SLB, itu juga datang ke sini, dan juga ada berbagai kategori yang memang karya-karya para suster.
“Launching buku memang sudah dipersiapkan sejak lama dengan berbagai penyusunan, pedoman, dipersiapkan untuk pembelajaran sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan, semangat yang kita miliki.
Jadi ada kekasan anak lulus itu mau jadi apa, itu kekasan SMA Fransiskus kurikulumnya kurikulum merdeka, tapi diberi roh dengan semangat teladan spiritnya dari tokoh-tokoh karakter dari sekolah Fransiskus, dan juga pendiri semangat dari pendiri suster-suster FSGM yang memang mendirikan sekolah ini,” Bebernya.
Ia juga mengatakan, Selain launching buku, juga ada pengumuman teacher awards, jadi kita memberi apresiasi kepada para guru. Jurinya dari luar, sudah proses beberapa waktu yang lalu dan besok itu akan diumumkan siapa yang berhak mendapatkan anugerah tersebut, dari TK, SD, SMP, SMA.
Kemudian selain itu juga gelar kecakapan berkaitan dengan project profil pelajar Pancasila dari sekolah seluruh unit yang ada di Yayasan Dwi Bakti Bandar Lampung.

Dalam acara ini akan ditampilkan karya-karya anak, yang mereka selama ini persiapkan di sekolah masing-masing.
Kemudian juga ada pemeriksaan kesehatan atau pengobatan murah, bekerjasama dengan alumni, dengan dokter-dokter, dan yang lain.
Dalam acara hari ini juga ada pertunjukan permainan tradisional, kemudian ada juga gelar seni yang diisi oleh sekolah Fransiskus, guru-guru, yang juga mengangkat budaya Indonesia.
Selain itu juga mengikuti gerakan keuskupan Tanjung Karang sekarang ini pendidikan cinta budaya, arah dasarnya tahun ini temanya seperti itu, karena sekolah kita ini merupakan karya gereja juga, jadi mengambil bagian dari dalamnya itu kegiatan-kegiatannya.
“Bagi anak-anak dan orang tua murid sekolah Fransiskus semoga kita semakin memiliki sekolah Fransiskus dengan nilai-nilai yang diperjuangkan, yang kita hidupi bersama, bukan hanya sekolah, tapi anak-anak, orang tua murid, suster, semuanya menjadi satu keluarga. Ini kita harus hidupi sampai di manapun kita tetap hidupi nilai itu,”
Sr. M. Editha, FSGM berterima kasih kepada anak-anak, orang tua yang hadir sangat merasakan kegembiraan seperti apa yang kita rasakan, dan juga semakin mengenal sekolah Fransiskus,
Sementara Uskup di Keuskupan Tanjungkarang Reverendus Dominus (RD) Vinsensius Setiawan Triatmojo mengatakan, dalam acara hardiknas mudah-mudahan bisa menambah wawasan dan mengembangkan dunia pendidikan yang ada di Indonesia.
” Dunia pendidikan kurikulum merdeka ini, selain belajar, juga dituntut untuk mengembangkan karya seni budaya yang ada di daerahnya masing-masing.” Ujar uskup.
Jiwa sosial juga harus dikembangkan, mengingat situasi dunia pendidikan sekarang ini, harus saling membantu sesama umat manusia.
“Pelajar juga harus memiliki kecerdasan sosial untuk membantu seluruh anak bangsa, ttujuan utama untuk kesejahteraan umum yg menjadi dambaan dan cita-cita semua orang terutama dunia pendidikan. ” Tutup uskup dalam sambutanya.***






