Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Lampung ( AML) disambut Kawat Berduri

  • Bagikan

BANDARLAMPUNG, LK— Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lampung (AML) melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor DPRD dan Kantor Gubernur. Rabu 13 April 2022.

Kedatangan mahasiswa yang berjumlah 4.852 orang itu, langsung disambut kawat berduri, yang telah disiapkan pihak keamanan. Mereka para mahasiswa berusaha menjebol kawat berduri dan water road barier dengan mobil komando aksi.

Semua akses jalan masuk halaman Kantor Gubernur dan DPRD Lampung, di pintu gerbangnya, dari arah Jl. Wolter Mongonsidi maupun dari arah Jl. Jaksa Agung Supraoto dipasang kawat berduri dan water road barier.

Para petugas kepolisian serta Pol PP Provinsi Lampung  berjaga-jaga di sepanjang jalan menuju Kantor Gubernur dan DPRD Lampung. Sejumlah petugas PMI juga berada di lokasi.

Hingga pukul 12.00 WIB, mahasiswa terus berusaha menjebol kawat berduri pintu gerbang komplek perkantoran Pemprov Lampung agar bisa aksi dan orasi di halaman depan Gedung DPRD Provinsi Lampung.

Salah Seorang koordinator aksi lewat pengeras suara mengatakan: Di depan kita, pertama kali dalam sejarah, mahasiswa turun dihadapkan bukan dengan manusia, tapi dengan kawan berduri kawan-kawan.

Aksi unjuk rasa kali ini, rencana akan bertahan hingga pukul 16.00 WIB. Dengan membawa 7 tuntutan kepada Pemerintah dan DPRD ya itu :  Tolak kenaikan harga BBM, Indonesia krisis energi. Menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok. Wujudkan reforma agraria sejati. Cabut UU Cipta Kerja. Mempermudah akses kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia. Wujudkan pendidikan gratis ilmiah dan demokratis dan Hentikan kriminalisasi dan represifitas rerhadap gerakan rakyat. [HBM]

Diketahui mahasiswa yang turun kejalan mengikuti aksi unjuk rasa sekitar 4.852 Rinciannya: UIN 300 mahasiswa, Polinela 300, Elemende 25, Pelita 30, Ikabb SMI 50, Dn 35, Malahayati 350, BEM FH Unila 150, BEM FK Unila 10, BEM FMIPA Unila 100, Poltekkes Tjk 50, BEM UBL 150, FEB Unila 150, Umitra 100, STKIP PGRI : 250, BEM FT Unila 101, BEM FKIP Unila : 51, BEM Darmajaya 100, HMI MPO Cab. BDL 50, TB Lampung 100, ABP Pringsewu 100, UML 150, KM Itera 500, KMMI 50, GMNI 150, ADI 100, KM Teknokrat 200, MPU Tulang Bawang 50, IMM 50, PMII 300, PM OKUS 10 mahasiswa.

BACA JUGA :   Rycko Menoza akan menambah pelayanan gratis bagi masyarakat dan Aparatur Pemerintah

Dalam aksi unjuk rasa dibulan puasa ramadhan ini, ada enam mahasiswi yang tumbang akibat kelelahan, yaitu Sonya (19) dari Poltekkes, Sefia (18) dari Poltekkes, Erika (18) dari Poltekkes, Santi (20) dari KAMMI, serta Sifa (20) dari Poltekkes, Ayu Puji Lestari (19) dari UIN Raden Inten II.***

banner 325x300
  • Bagikan