Mobil Listrik Unila 1, Teknologi Green Composite Dari Daun bambu dan Rami

  • Bagikan

BANDARLAMPUNG, LK Rektor Universitas Lampung Prof Karomani menyaksikan peluncuran Mobil listrik Unila 1 yang bahanya menggunakan green composite yang umumnya dinilai sebagai limbah oleh masyarakat. Penggunaan green composite membuat chasis mobil listrik menjadi ringan.

Rektor Universitas Lampung Prof Karomani mengatakan, pengembangan mobil listrik adalah bukti nyata kemampuan teknologi yang dimiliki oleh Unila.

” Mobil listrik Universitas Listrik sebagai prioritas penelitian oleh Universitas Lampung dapat dikembangkan untuk berbagai kebutuhan menjadi fokus Unila untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat mau pun industri. ” Ujarnya.

Mobil Listrik Unila, sambungnya merupakan hasil riset yang panjang, hampir satu dekade. Salah satu keunggulan dari mobil listrik Unila adalah penggunaan green composite yang umumnya dinilai sebagai limbah oleh masyarakat. Penggunaan green composite membuat chasis mobil listrik menjadi ringan.

” Bahan green composite terdiri dari daun bambu dan rami. Kesederhanaan rancangan mobil listrik memungkinkan mobil listrik dibangun dalam waktu yang singkat. melalui penyempurnaan proses produksi, sebuah mobil listrik dapat dibangun dalam rentang waktu kurang dari dua bulan. ” Beberapa prof Karomani.

Spesifikasi mobil, lebih lanjut Prof Karomani menjelaskan, 3kW dengan torsi Nm dengan gear ratio 1:10 dan 1:20 dengan berat 400kg. untuk kecepatan maksimum adalah 45 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 100-150 km. Riset ke depannya adalah green composite yang bisa digunakan, selain untuk body, untuk helm, kapal, dan sebagainya.

” Stasiun pengisian tenaga listrik, sepeda listrik, motor listrik, kendaraan otonomi (setir sendiri), kendaraan lingkungan terbatas seperti di rumah sakit (kursi roda listrik, brankar listrik) adalah beberapa riset yang direncanakan dalam roadmap penelitian mobil listrik ke depan.” Tutupnya.

Tim Mobil Listrik Universitas Lampung dipimpin oleh Martinus, S.T., M.Sc., Teknik Mesin Unila,  dengan anggota tim lintas bidang Meizano Ardhi Muhammad (Teknik Informatika), Sri Ratna Sulistiyanti (Teknik Elektro), Akhmad Riszal (Teknik Mesin), Ahmad Yahya T.P. (Teknik Mesin), Ahmad Yonanda (Teknik Mesin), dan Gita Paramita Djausal (Administrasi Bisnis).***

BACA JUGA :   Nurhasanah Tersandung Kasus, DPD PDIP Tunggu Laporan Fraksi DPRD Provinsi Lampung

 

 

 

banner 325x300
  • Bagikan