PPKM (Pelan-Pelan Kamu Membunuh)

  • Bagikan

LAMPUNGKHAM — Sebelumnya semua baik-baik saja.

Namun keadaan berubah ketika kamu hadir.

Memberi kerisauan pada hati dan fikiran.
Menafikan kebesaran Sang Pencipta

Kamu sebenarnya sama seperti aku dan lainnya.
Tercipta untuk mengabdi pada Sang Pencipta.

Tapi pada kenyataannya, kehadiranmu membuat manusia menjauhi Sang Pencipta.
Bukan, sebenarnya bukan karena dirimu begitu hebat.
Hanya saja manusia terlalu membesarkanmu untuk kepentingan nafsunya.

Pelan-pelan kamu membunuh
Bukan, bukan ragawi yg mati
Akan tetapi hati yg mati, nurani yg mati.

Ketika manusia terlarang berinteraksi antara satu dg lainnya
Pada dasarnya mereka telah mati sebelum mati. BANDARLAMPUNG, 1 Agustus 21.

banner 325x300
  • Bagikan