BI Bersinergi dengan Perbankan di Lampung Hadirkan Layanan Penukaran Drive Thru dan Walk Thru

  • Bagikan

BANDARLAMPUNG, LKBank Indonesia bersinergi dengan perbankan di Provinsi Lampung dalam layanan penukaran uang rupiah pecahan kecil bagi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung bersama dengan perbankan di Provinsi Lampung yaitu Bank Pembangunan Daerah Lampung, PT. Bank Mandiri (Persero), PT. Bank Negara Indonesia, PT. Bank Rakyat Indonesia, PT. Bank Syariah Indonesia, PT. Bank Tabungan Negara, PT. Bank Central Asia Tbk serta PT. Bank CIMB NIAGA menyelenggarakan kegiatan layanan penukaran drive thru dan walk thru serta Sosialisasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan QRIS dengan tema ‘Serambi Rupiah Ramadhan 2022’, bertempat di halaman parkir depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung tanggal 27 dan 28 April 2022.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk service excellent perbankan dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan layanan penukaran uang rupiah pecahan kecil kepada masyarakat dalam periode Ramadhan dan Idul Fitri.

“Hal ini sejalan dengan fungsi dan peran Bank Indonesia yakni menjaga dan memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat,” ungkap Budiyono selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Senin (25/4).

Sebelum melakukan penukaran masyarakat diminta melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR dengan alamat https://pintar.bi.go.id/.

Penukaran untuk per orang sebesar Rp 3,8 juta yang terdiri dari:

  • Pecahan Rp 20.000 = Rp 2.000.000 (1 pak)
  • Pecahan Rp 10.000 = Rp 1.000.000 (1 pak)
  • Pecahan Rp 5.000 = Rp 500.000 (1 pak)
  • Pecahan Rp 2.000 = Rp 200.000 (1 pak)
  • Pecahan Rp 1.000 = Rp 100.000 (1 pak)
  • Total Rp 3.800.000

Pada kesempatan yang sama, selain dilakukan kegiatan penukaran uang rupiah pecahan kecil, juga dilakukan sosialisasi terkait CBP Rupiah dan QRIS kepada masyarakat yang akan menukarkan uang.

BACA JUGA :   Pemkab Lampung Selatan Terima 3.000 Dosis Vaksin Sinopharm dari PT Pusri Palembang

“Kegiatan ini sekaligus dapat menjadi wadah edukasi kepada masyarakat terkait Cinta, bangga, dan paham rupiah dan mendorong penggunaan QRIS di kalangan masyarakat, yang mana di tahun 2022 secara nasional ditargetkan sebanyak 15 juta pengguna baru QRIS,” terang Budiyono dalam sambutannya.

Kegiatan layanan dan sosialisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan uang rupiah dengan kualitas yang baik, pecahan yang sesuai, dan nominal yang cukup juga sekaligus menambah pemahaman masyarakat terkait alat pembayaran yang sah di Indonesia yakni Rupiah yang harus dikenali, dirawat, dan dijaga serta semakin memperluas pemahaman masyarakat mengenai QRIS.*

banner 325x300
  • Bagikan