Jagoan Sinyal se Indonesia Smartfren Membangun 400 BTS Baru di
Lampung, untuk memanjakan pelanggan dari semua kalangan.
LAMPUNGKHAM.COM-Smartfren terus meningkatkan layanananya, dengan jargon terbarunya Jagoan Sinyal Se indonesia, Smartfren langsung membuktikanya di wilayah lampung, menyapa para pengguna layanan Smartfren dengan menggelar event Smartfren Run yang diikuti seribu orang yang akan dilaksanakan minggu, 24 Mei 2026.
Perhelatan ini terungkap saat acara Media Update yang berlangsung di Novotel Bandar Lampung, Jumat 22 Mei 2026.
Group Head XLSmart West Region, Desy Sari Dewi, menerangkan bahwa kualitas jaringan XLSmart (Axis, XL, Smartfren) di Lampung semakin meningkat.
” Smartfren semakin agresif memperluas jaringan internet di Provinsi Lampung setelah bergabung dalam entitas XLSMART. ” ujar Desy.
Perusahaan kini menjadikan Lampung sebagai salah satu pasar prioritas karena potensi pengguna internet terus tumbuh di hampir seluruh kabupaten dan kota.
Smartfren 100 persen untuk Indonesia
Untuk mewujudkan Smartfren 100 persen untuk Indonesia, Smartfren Perkuat Sinyal dengan membangun 400 BTS Baru.
XLSMART terus mempercepat penguatan jaringan di Lampung sepanjang 2026. Perusahaan sudah menyelesaikan lebih dari 96 persen integrasi jaringan setelah merger.
Untuk meningkatkan kualitas sinyal, XLSMART juga menyiapkan lebih dari 400 BTS baru di berbagai wilayah Lampung.
“Kami tidak berhenti berinvestasi. Tahun 2026 ini ada penambahan lebih dari 400 BTS baru yang akan memperkuat jaringan kami di hampir setiap kota,” beber Desy Sari Dewi.
Perusahaan mengarahkan pembangunan jaringan tidak hanya ke kawasan perkotaan, tetapi juga ke daerah wisata dan wilayah terpencil di Lampung serta Sumatera Selatan.
XLSMART menargetkan seluruh kecamatan di Lampung bisa menikmati jaringan internet yang stabil.
” Saat ini perusahaan masih menyelesaikan penyesuaian jaringan di satu wilayah Lampung Barat karena faktor geografis” Terang Desy.
Manajemen XLSMART menilai Lampung memiliki karakteristik berbeda dibanding daerah lain di Sumatera. Jumlah penduduk yang relatif merata membuat penggunaan layanan internet tumbuh besar di banyak wilayah.
Smartfren membidik pengguna layanan dari semua kalangan.
Dengan membawa jargon terbarunya, pengguna smartfren untuk kalangan gen Z, TikTok dan YouTube Jadi Penyumbang Trafik Terbesar
XLSMART mencatat aktivitas streaming video mendominasi penggunaan internet masyarakat Lampung. Platform video digital seperti TikTok dan YouTube kini menjadi penyumbang trafik internet tertinggi.
“Kalau dilihat secara ranking, sekarang traffic paling tinggi berasal dari TikTok. Video dan streaming menjadi aktivitas digital paling dominan pelanggan,” ungkap Desy.
Tingginya konsumsi video digital membuat kebutuhan internet cepat dan stabil terus meningkat di Lampung.
“Kalau kita bicara Provinsi Lampung, jumlah penduduk dari setiap kota itu hampir sama dan cukup besar. Jadi traffic penggunaan layanan kami juga merata. Terang Desy.
Smartfren Hadir untuk Keluarga dan Pelaku UMKM
Edtine Pamilien Gensana menjelaskan, selain membidik kalangan gen z dengan dunia mayanya, Smartfren juga membidik pengguna Smartfren berasal dari kalangan keluarga, pekerja muda, hingga pelaku UMKM.
Mereka membutuhkan koneksi internet stabil dengan harga terjangkau untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun usaha digital.
Karena itu, Smartfren tetap mempertahankan layanan paket unlimited dan kuota non-stop untuk menarik pengguna baru di tengah persaingan industri telekomunikasi.
XLSMART juga menempatkan Lampung sebagai salah satu wilayah terpenting di Sumatera setelah Sumatera Selatan.
“Kalau bicara kontribusi di Sumatera, Lampung adalah wilayah terbesar kedua. Karena itu target kami tentu meningkatkan market share dan menjadi nomor satu di beberapa kota,.
Selain memperluas jaringan internet, Smartfren juga aktif menggelar kegiatan komunitas dan hiburan untuk mendekatkan brand kepada masyarakat.
Melalui ekspansi jaringan, pembangunan BTS baru, dan pertumbuhan layanan digital, Smartfren optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai penyedia internet pilihan masyarakat di Lampung.***






