Langkah Taktis Mitigasi Banjir Rob KKN Mahasisawa Unila Melaksanakan Program Penanaman 1.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

197 views

LAMPUNGKHAM.COM-Mangrove memiliki peran penting dalam menahan erosi, memperbaiki kualitas lingkungan pesisir, serta menjadi habitat alami berbagai biota.

Dengan alasan itu  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode I Tahun 2026 yang tergabung dalam Kelompok II di Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung turut serta dalam kegiatan Aksi Hijau Pesisir.

Hal itu juga dilakukan sebagai langkah taktis mitigasi banjir rob, dengan program penanaman 1.000 bibit mangrove di Pesisir Pantai Ancolgen Kota Bandar Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mendapatkan pembekalan singkat dari Mitra Bentala terkait fungsi ekologis mangrove, mulai dari pencegahan abrasi, penahan gelombang, hingga perannya dalam menjaga ekosistem pesisir.

Mahasiswa kemudian terlibat langsung dalam praktik penanaman mangrove di kawasan pesisir sebagai bentuk kontribusi nyata dalam upaya rehabilitasi lingkungan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ryano Ramires, S.P., M.P., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan lingkungan hidup merupakan bagian penting dari pembelajaran kontekstual selama KKN.

“ Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran ekologis serta mengimplementasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan Aksi Hijau Pesisir ini, sambung Ryano, menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, mitra lingkungan, dan masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama proses penanaman mangrove, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kelestarian lingkungan pesisir.

Selain sebagai kegiatan penghijauan, penanaman mangrove juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan pesisir secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk merawat dan memantau pertumbuhan mangrove setelah penanaman dilakukan.

“ Kegiatan penanaman mangrove merupakan bentuk implementasi nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi langsung dalam program pelestarian lingkungan serta membangun kerja sama yang baik dengan para pemangku kepentingan di daerah.” Tutupnya.

Berkolaborasi dengan Mitra Bentala

Tanam Mangrove untuk Masa Depan bersama Mitra Bentala. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir sekaligus sarana pembelajaran langsung mengenai penanaman dan perawatan mangrove.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tanam mangrove bersama Mitra Bentala ini, mahasiswa KKN Unila diharapkan dapat memperoleh pengalaman pembelajaran yang bermakna, menjaga nama baik almamater, serta berkontribusi dalam menjaga lingkungan pesisir demi masa depan yang berkelanjutan.

Kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan di wilayah pesisir sebagai langkah nyata dalam mendukung perlindungan garis pantai dari abrasi serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Oleh karena itu, penanaman dilakukan secara terencana dengan memperhatikan kondisi lahan dan titik tanam yang telah ditentukan sebelumnya.

Penanaman Mangrove melibatkan intansi terkait.

Penanaman mangrove yang dilakukan mahasiswa KKN Unila juga bersama Kepala Dinas Pertanian dan aparatur desa sebagai bentuk kolaborasi dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan sinergi antara mahasiswa KKN, Kepala Dinas Pertanian, aparatur desa, dan masyarakat sekitar.

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan warga. Mahasiswa KKN berperan aktif dalam proses penanaman, mulai dari persiapan bibit, distribusi alat, hingga pendampingan teknis di lapangan.

Melalui kegiatan penanaman mangrove bersama Kepala Dinas Pertanian dan aparatur desa ini, mahasiswa KKN Unila Kelompok Pesawahan 1 dan Pesawahan 2 diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan pesisir serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pembangunan berbasis lingkungan di wilayah Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Proteksi Pesisir, Mahasiswa KKN Unila Tanam 1.000 Mangrove

Diketahui Program ini bertujuan untuk melindungi wilayah pesisir dan pemukiman warga dari ancaman banjir rob melalui rehabilitasi lingkungan berbasis kolaborasi masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan utama, mulai dari penyusunan proposal, pengurusan perizinan, pengambilan bibit mangrove, aksi bersih pesisir, hingga penanaman bibit mangrove di area sasaran.

Realisasi program diawali dengan proses administrasi berupa penyusunan proposal serta perizinan dan konfirmasi pengambilan bibit di Persemaian Permanen Lampung Selatan BPDASHL Way Seputih Way Sekampung. Mahasiswa kemudian mengambil langsung sebanyak 1.000 bibit mangrove di Kebun Bibit BPDAS Lampung Selatan untuk ditanam di kawasan pesisir Pantai Ancolgen.

Sebelum penanaman dilakukan, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan aksi bersih pesisir guna memastikan sampah plastik tidak menghambat pertumbuhan akar napas bibit mangrove. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan pesisir.

Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh Ir. Indriyanto, M.P. dari Fakultas Pertanian Unila yang memberikan edukasi mengenai teknik penanaman mangrove sebagai bekal pemahaman bagi peserta kegiatan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap rehabilitasi pesisir dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memberikan perlindungan jangka panjang bagi pemukiman warga dari dampak banjir rob.***