BPBD Kota Bandar Lampung terus memperkuat upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Desa Siaga Bencana 2026

254 views

LAMPUNGKHAM.COM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung terus memperkuat upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Desa Siaga Bencana 2026 yang digelar di Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi BPBD dalam membangun budaya sadar bencana, khususnya di wilayah pesisir dan daerah rawan banjir.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kota Bandar Lampung berkolaborasi dengan PLN Unit Induk Distribusi Lampung untuk memberikan edukasi mitigasi bencana sekaligus memperkuat sarana pendukung tanggap darurat di tingkat kelurahan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandar Lampung, Sarkoni, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa Desa atau Kelurahan Siaga Bencana bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya membangun kesiapan berbasis masyarakat secara berkelanjutan.

“Desa atau kelurahan siaga bencana bukan hanya soal peralatan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan koordinasi yang baik. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat memahami langkah mitigasi, prosedur evakuasi, hingga penanganan awal saat terjadi bencana,” ujar Sarkoni.

Ia menjelaskan bahwa wilayah Panjang Selatan memiliki karakteristik pesisir yang rentan terhadap banjir rob dan cuaca ekstrem. Oleh karena itu, penguatan kapasitas warga menjadi prioritas agar respons awal dapat dilakukan secara cepat sebelum bantuan lanjutan datang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program ini, PLN UID Lampung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan peralatan tanggap darurat berupa 25 unit life jacket, 10 unit headlamp, 5 unit lampu LED emergency tenaga surya, 15 unit ring buoy, serta 1 unit pompa alkon 4 inch 5.5 HP Tsuzumi elektrik.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Darma Saputra, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan komitmen PLN dalam mendukung ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana.

“PLN tidak hanya menghadirkan keandalan listrik, tetapi juga berkomitmen hadir untuk masyarakat dalam situasi darurat. Kami berharap bantuan ini semakin memperkuat kesiapsiagaan warga Panjang Selatan,” kata Darma.

Lurah Panjang Selatan, Hermawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BPBD dan PLN. Menurutnya, kegiatan sosialisasi dan bantuan peralatan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan aparatur kelurahan dalam meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana.

Program Desa Siaga Bencana ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11.5 tentang pengurangan dampak bencana terhadap masyarakat dan lingkungan.

Melalui sinergi lintas sektor ini, BPBD Kota Bandar Lampung berharap kesadaran, kesiapsiagaan, dan ketangguhan masyarakat semakin meningkat, sehingga risiko dan dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin.***