LAMPUNGKHAM.COM-Menggunakan Gas PGN Ada 3 Kelebihannya Penghematan Keamanan dan Produktivitas Dapur.
Kehadiran produk Gas bumi, gas terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG) dari Pertamina Gas Negara (PGN) sangat mempengaruhi perekonomian, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dibidang kuliner.
Pasalnya setelah menggunakan produk CNG milik PGN, ada perubahan yang signifikan, terutama biaya operasional, hal itu dikatakan Fadli, General Manager Sambal Seruit Buk Lin, yang juga sudah menggunakan gas CNG PGN sejak tahun 2024 lalu.
Diceritakan Fadli, pemakaian gas CNG tidak hanya memberikan efisiensi, tetapi juga mendukung operasional yang lebih efektif.
“Penggunaan CNG ini luar biasa. Kami bisa hemat hingga Rp 19 juta per bulan, atau sekitar Rp 228 juta per tahun. Efisiensi ini sangat membantu, bahkan bisa kami alokasikan untuk membuka cabang baru,” Ujarnya, saat bertemu pada acara media gathering di grand elty kalianda lampung selatan, sabtu 13 September 2025.
Selain hemat, sambung Fadli penggunaan gas PGN membuat masakan jadi lebih cepat matang sehingga menghemat waktu, serta hingga saat ini tidak pernah mengalami kendala seperti kebocoran gas, yang membuatnya merasa aman menggunakan CNG.
Fadli juga menjelaskan keuntungan menggunakan produk PGN, menurutnya selama menggunakan gas PGN, ada 3 kelebihannya, yaitu dari sisi penghematan (saving), keamanan (safety), dan produktivitas dapur (kitchen productivity).
Hal yang sama juga dirasakan salah satu pelaku UMKM, Ane, pemilik usaha Rumah Bone Catering mengatakan, telah menggunakan produk CNG PGN selama tiga tahun terakhir. Ia mengakui adanya efisiensi hingga 30 persen dibandingkan penggunaan gas elpiji.
“Efisiensinya sangat terasa, dan yang paling penting aman. Setiap pagi mobil PGN datang untuk isi ulang, kami merasa sangat puas dengan pelayanannya,” ujar Ane.
Meski saat ini masih menggunakan CNG, Ane mengaku berencana beralih ke jaringan pipa gas PGN, namun hingga kini rencana tersebut belum terealisasi.
Sementara itu, Head Area PGN Lampung, Ahmad Abrar, menyatakan, PGN terus berkomitmen memperluas manfaat gas bumi kepada UMKM di wilayah Lampung.
“Tahun ini kami menargetkan 100 UMKM bisa merasakan manfaat gas bumi dari PGN. Saat ini sudah 81 UMKM menjadi pelanggan CNG, dan 15 lainnya dalam tahap progres,” ungkap Abrar.
Untuk jaringan pipa gas, PGN menargetkan 30 pelanggan baru pada tahun 2025, dan berencana mengusulkan target lebih dari 30 pelanggan di tahun 2026.
Selain sektor UMKM, PGN juga menyasar segmen rumah tangga. Pada tahun 2025, PGN menargetkan 500 rumah tangga tersambung jaringan pipa gas eksisting, adapun jaringan baru akan difokuskan di wilayah Kedamaian dan Antasari, Bandar Lampung pada tahun depan.
Abrar juga mengajak media massa untuk turut berperan aktif dalam mengenalkan produk gas bumi PGN kepada masyarakat.
“Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, agar masyarakat lebih paham manfaat energi bersih dan efisien seperti gas bumi ini,” tutupnya.***






