Kehadiran BPJS Kesehatan Sangat Membantu Susi Beserta Keluarga

64 views

LAMPUNGKHAM.COM-Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat nyata bagi setiap pesertanya.

Susi Maulinda (25) salah satu peserta JKN yang merupakan seorang ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di Rajabasa Raya Kota Bandar Lampung.

Susi mengaku senang karena seluruh biaya pengobatan atas penyakit Demam Berdarah (DBD) yang sempat dideritanya pada tahun 2022 lalu ditanggung sepenuhnya oleh Program JKN.

Susi merupakan peserta Program JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) kelas tiga.

Saat ditemui pada Kamis 21 Desember 2023, Susi kemudian menceritakan pengalamannya saat dirinya terkena penyakit DBD tahun lalu.

“Awalnya saya demam, mual dan tenggerokan terasa sakit, wajah saya juga berwarna kemerahan.

Berobatlah ke Puskesmas, setelah tiga hari konsumsi obat dan tidak ada perubahan.

Suami memutuskan untuk membawa saya langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Disana saya diperiksa dan didiagnosa terkena penyakit demam berdarah,” cerita Susi.

Susi menyampaikan, selama dirinya dirawat di Rumah Sakit menggunakan kartu JKN, dia tidak mendapatkan kendala apa pun apalagi mengalami kesulitan.

Dia malah merasa sangat terbantu serta dilayani dengan sangat baik oleh perawat dan dokter di Rumah Sakit.

“Waktu itu saya dirawat di Rumah Sakit selama 6 hari, tenaga medisnya sangat baik dan sigap. Dokternya pun ramah dan memeriksa kondisi saya setiap hari.

Syukur Alhamdulillah selama saya dirawat saya tidak perlu menggunakan tabungan untuk biaya pengobatan karena semua sudah ditanggung oleh Program JKN,” kata Susi.

Pelayanan di Rumah Sakit menurut Susi sudah baik, obat-obatan yang diberikan juga cukup dan bagus.

Yang terpenting dengan JKN Susi bisa sembuh dari penyakit Demam Berdarah dan kembali beraktivitas menjadi ibu rumah tangga seperti biasanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Suntik Vaksin Tahap II

Susi berharap, Program JKN agar dapat terus ada. Dia telah merasakan manfaat Program JKN sehingga dia menginginkan keluarga dan masyarakat lainya dapat merasakan manfaat yang sama.

Susi sempat berfikir, bagaimana jika disaat sakit ia belum menjadi peserta Program JKN, pasti suaminya harus mengeluarkan biaya yang besar untuk pengobatannya di Rumah Sakit.

Entah bagaimana mungkin harus sampai berhutang jika tidak ada Program JKN.

“Tidak ada orang yang ingin sakit, namun jika suatu saat kita jatuh sakit, saya harap keluarga dan seluruh masyarakat juga ikut merasakan manfaat Program JKN ini.

Program JKN sangat membantu saya ketika sakit dan membutuhkan biaya pengobatan yang cukup besar.

Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih untuk Pemerintah dan BPJS Kesehatan yang sudah hadir untuk membantu kami,” tutur Susi.

Sebagai informasi, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk  Aedes aegypti.

Penyakit ini sering terjadi pada daerah tropis dan sub tropis. Gejalanya adalah demam, ruam, serta nyeri otot dan sendi. Pada beberapa kasus parah, terjadi pendarahan hebat dan syok yang dapat membahayakan nyawa.

Susi menghimbau agar masyarakat terlindung dari virus dan nyamuk penyebab DBD, bisa dengan beberapa cara yaitu memasang kelambu atau kasa anti nyamuk di rumah, menggunakan obat nyamuk jika dilingkungannya banyak nyamuk, mengenakan pakaian tertutup, memperoleh vaksin dengue dan megkonsumsi vitamin c agar daya tahan tubuh meningkat.

‘‘Semoga masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit, dan juga untuk masyarakat yang belum menjadi peserta JKN agar segera mendaftar.

Karena menjadi peserta Program JKN itu sangat penting dan tidak boleh diabaikan, karena sakit bisa datang kapan saja,“ tutup Susi.

Baca Juga :  Pelayanan Tanpa Diskriminasi,Munarsih Apresiasi Program JKN