LAMPUNGKHAM.COM-Tim Teknik Unila ciptakan aplikasi recycle plastik Jual beli sampah daur ulang untuk di jadikan EcoBrick.
Tim Unila melakukan pembinaan pembuatan EcoBrick serta transaksi jual beli botol EcoBrick dengan menggunakan aplikasi Recycle Plastik – Jual Beli Sampah Daur Ulang
Ibu-ibu rumah tangga yang tergabung di kelompok wanita tani (KWT) Bungsu Cantik, gang bungsu, Kelurahan Penengahan Raya, tampak antusias mengikuti cara mengolah limbah rumah tangga kantong plastik menjadi Eco Brick.
Pengolahan limbah sampah plastik menjadi EcoBrick dengan menggunakan aplikasi Recycle diprakasai Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Unila yang dilaksanakan di gang Bungsu kelurahan Penengahan Raya kota Bandar Lampung, Sabtu, 27 Mei 2023.
Kegiatan ini merupakan pembinaan lanjutan dalam pembuatan EcoBrick dalam rangka menurunkan jumlah sampah anorganik dengan pemanfaatan limbah plastik sebagai EcoBrick.
Dalam kegiatan ini Botol ecobrick dijual di aplikasi android Recycle Plastik Jual Beli Sampah Daur Ulang yang dikembangkan oleh Tim riset Teknik Informatika Universitas Lampung.
Materi yang disampaikan selain tentang EcoBrick dan Aplikasi androidnya, juga pemanfaatan botol ecobrick.
Pembuatan ecobrick, dihasilkan sekitar 40 buah ecobrick. Produk EcoBrick yang dihasilkan langsung dijual pada aplikasi android Recycle Plastik Jual Beli Sampah Daur Ulang, dengan harga perbotol EcoBrick sebesar Rp.6000,-.

untuk diketahui, EcoBrick merupakan sebuah produk dari limbah botol, plastik kemasan dan kresek yang menghasilkan sebuah material produk yang bisa digunakan untuk konstruksi furniture dan lain sebagainya.
Berat dari produk EcoBrick jika menggunakan botol 600 ml sekitar 200 gram dan berat dari botol satu setengah liter sekitar 500 sampai dengan 700 gram produk ini cukup kuat untuk digunakan sebagai bahan konstruksi sehingga memiliki potensi pemanfaatan yang tinggi sekaligus mengurangi limbah sampah plastik yang sangat meresahkan saat ini.
Harapannya ke depan produk EcoBrick ini dapat memberikan manfaat ekonomi selain juga melakukan penanggulangan sampah plastik secara tepat guna.
Tentu saja untuk mencapai hasil yang optimal, kerjasama pentahelix antara masyarakat, lsm, industri, pemerintah, dan akademisi harus dieratkan dalam sinergi maju bersama.
Tim dari Unila terdiri dari Ketua Yessi Mulyani, S.T., M.T. Umi Murdika, Dr. Eng. Ir. Mardiana, S.T., M.T. dan Ir. Meizano Ardhi Muhammad, S.T., M.T. bersama dengan para mahasiswa.***






