Sambut Peringatan Hari Ibu Puspa Akan Lakukan Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

605 views

BANDARLAMPUNG, LK Perempuan dan Perlindungan Anak (PUSPA) Provinsi Lampung bersinergi dengan Dinas PPPA Provinsi Lampung mengadakan diskusi dan refleksi dengan mengundang penggiat hak asasi manusia yang menjadi anggota maupun bukan anggota PUSPA, serta media massa yang ada diprovinsi Lampung, dikantor PPPA, Jum’at 25 November 2022.

Dalam diskusi itu membahas tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, tercatat mulai dari Januari hingga 24 November ada 22.648 kasus kekerasan yang dilaporkan dan terhimpun dalam data terpadu Simfoni yang dikelola oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Dari kasus-kasus itu, jumlah korban yang terdata 3.703 laki-laki dan 20.650 perempuan. Dari data tersebut dapat dikatakan 84,79% korban kekerasan adalah perempuan, dan melibatkan angka yang sangat besar. Prosentase yang sebanding juga terjadi di Lampung. mayoritas korban kekerasan adalah perempuan meliputi jenis kekerasan seksual, psikis, fisik, eksploitasi dan sebagainya.

Kegiatan diskusi, dipandu oleh Yulia Hesti, dari Universitas Bandarlampung yang juga sekretaris Forkom PUSPA Bandarlampung, dengan pemantik diskusi Fitrianita Damhuri, Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung dan Sely Fitriani, Direktur Lembaga Advokasi Anak (LAdA Damar).

Ketua PUSPA Yuli Nugrahani mengatakan, diskusi kali ini membahas tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, tercatat ada sebanyak 22.648 kasus yang terjadi dilampung setahun belakangan ini.

” Melihat penggalan data tersebut, Forum Komunikasi (Forkom) Partisipasi Masyarakat dalam Pemberdayaan menyandingkan rangkaian peringatan Hari Ibu dalam kerangka Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan ” ujar Yuli.

Dua peringatan besar di akhir tahun ini menjadi sarana yang tepat untuk kampanye penghapusan segala jenis kekerasan terhadap perempuan.

” Pelibatan seluruh pihak diharapkan dapat menjadi sarana sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat untuk menghentikan segala tindak kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak. ” Tegas yuli.

Selain kampanye, tambah Yuli, PUSPA Provinsi Lampung juga merencanakan untuk menerbitkan buku bunga rampai berjudul Membangun Keluarga Berkualitas Tanpa Kekerasan (Bersama Ibu, Dari Ibu dan Untuk Ibu) yang diisi tulisan dari berbagai stakeholder Provinsi Lampung dari bermacam kalangan yang peduli pada penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

” Selain dengan diskusi PUSPA juga akan berkampanye melalui tulisan yang akan kami rangkum dalam sebuah buku. ” Ungkap Yuli.

Diketahui, diskusi dan refleksi ini menjadi pembuka rangkaian kampanye media yang akan moleh seluruh lembaga anggota PUSPA yang akan berjalan sampai puncak Peringatan Hari Ibu pada 17 Desember 2022. Rangkaian kampanye media itu meliputi penyebaran link twibons, flyer dan video pendek untuk setiap hari peringatan, dishare secara luas menggunakan Ig, FB, tiktok, yaitu pada:

25 November : Hari untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan
29 November : Hari Perempuan Pembela Hak Asasi Manusia
1 Desember : Hari AIDS Sedunia Hari AIDS
2 Desember : Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan
3 Desember : Hari Internasional bagi Penyandang Disabilitas
5 Desember : Hari Internasional bagi Sukarelawan
6 Desember : Hari Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Perempuan
9 Desember : Hari Pembela HAM Sedunia
10 Desember : Hari HAM Internasional.**