Mengejutkan, Dissos Lambar Maklumi Sumbangan Maksimal Rp10 Ribu KPM BST untuk Kelurahan, Ini Alsannya

226 views

LIWA, Lampungkham Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menyebut iuran sukarela yang terorganisir oleh aparatur Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) ditengah wabah pandemi corona virus dissaese (Covid-19) tidak masalah.

Melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dam Penanganan Fakir Miskin di Dinas Sosial Lambar, Sopan Sopian saat digubungi via whast app, Jumat (15/5/20) mengatakan, tidak ada unsur pemotongan dalam iuran sukarela yang diterapkan oleh aparatur Kelurahan Way Mengaku.

Sopian menyebut, iuran sukarela tersebut merupakan murni pemberian tanpa paksaan dari KPM BST di Way Mengaku kepada aparatur kelurahan setempat.

“Bukan penarikan tapi KPMnya yang ngasih/memberi secara sukarela. Itu penjelasan Pak Lurah,” tulisnya.

Walapun diketahui, dalam proses iuran sukarela terhadap KPM BTS di Kelurahan Way Mengaku telah terorganisir. Dimana, aparat kelurahan yakni kepala lingkungan (Kaling) telah merapatkan terlebih dahulu serta mendapat restu dari Lurah Way Mengaku untuk melakukan himbauan iuran sukarela yang dibatasi dengan angka maksimal Rp10 ribu yang berbunyi untuk oprasional aparat kelurahan dan apresiasi operator BST.

Himbauan iuran sukarela tersebut juga telah di sosialisasikan oleh 16 kaling kepada KPM BST di masing-masing wilayahnya. Dimana, Kelurahan Way Mengaku mendapatkan kuota BST sebanyak 862.

“Hasilnya sama kayak yang diberita kemaren. Nggak pemotongan terhadap BST. Ada juga iuran sukarela dari KPM untuk keperluan berkas-berkas baik pelaporan serta apresiasi ke petugas operator yang sudah bekerja ekstra keras membantu dari pengusulan dan sampai pelaporan. Itupun tidak ada ketentuan dan paksaan,” kata Sopian.

Dikatakan Sopian, bahwa Dinsos Lambar telah menekankan kepada Lurah Way Mengaku agat tidak melakukan pemotongan dana BST.

Baca Juga :  Inflasi Masih Berlanjut pada Juni 2022, Didorong Oleh Kenaikan Harga Aneka Cabai dan Bawang Merah

“Dinsos melalui pak sekretaris mengingatkan kepada aparat (Lurah dan Jajaran) agar jangan sekali-kali melakukan pemotongan,” ucapnya berdasarkan hasil Dinsos Lambar dalam pemanggilan Lurah Way Mengaku, Edwar.(tto)