Turun Hujan sebagian warga pesisir kembali kerumah masing-masing

  • Bagikan

RAJABASA, Lampungkham Terjadinya Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) sebagian warga Banding Pesisir mengungsi di Kantor Kecamatan Rajabasa yang lokasinya didaerah dataran tinggi.

Sedangkan warga pesisir laennya seperti di Waymuli, Canti sebagian warganya sudah kembali kerumah masing-masing

” kami sudah pulang kerumah masing-masing, bapak-bapaknya saja yang masih jaga-jaga dijalan, di pinggir laut dan ada yang masih dikantor kecamatan ” ujar Serly warga Banding.

Alhmdulillah, sambungnya, disini turun hujan, sebagian warga memilih pulang kerumah masing-masing dan tetap berjaga-jaga.

” Disini hujan, alhmdulillah, bisa ngilangin abu GAK sama bau belerangnya, sekarang udah gak nyengat lagi baunya, ” jelas Serly.

Berdasarkan informasi dari situs Magma Kementerian ESDM, letusan Gunung Anak Krakatau terjadi pada Jumat (10/4/2020) malam. Letusan pertama terjadi pukul 21.58 WIB.

“Terjadi erupsi Gunang Anak Krakatau pada hari Jumat, 10 April 2020, pukul 21.58 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 357 m di atas permukaan laut),” tulis situs tersebut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitude maksimum 40 mm dan durasi 72 detik.

Letusan kedua terjadi pada pukul 22.35 WIB. Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 m di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal kea rah utara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitude maksimum 40 mm dengan durasi 2248 detik,” tulisnya.

PVMBG merekomendasikan masyarakat atau wisatawan tidak diberbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah. (*)

banner 325x300
  • Bagikan