Tembok Sekolah Timpa Pekarangan Warga, Pihak SDN Tanjung Raya tak Ambil Pusing

  • Bagikan

SUKAU, LampungkhamTembok pagar beton setinggi lebih kurang 2 meter, yang mengelilingi SDN Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), beberapa waktu lalu roboh sepanjang sekitar 10 meter jadi keluhan warga sekitar, pasalnya puing – puing reruntuhan tembok tersebut memenuhi pekarangan warga.

Hal tersebut, dikatakan salahsatu warga yang pekarangan rumahnya tertimpa reruntuhan tembok tersebut Junaidi, Selasa 7 April 2020.

Menurut Junaidi, kejadian itu telah berlangsung cukup lama, namun pihak sekolah seolah tutup mata dan tidak bertanggung jawab atas ambrolnya tembok tersebut.

” Sebetulya udah lama dikasih tau sama kepala sekolahnya tapi terkesan tidak perduli,” ujar Junaidi.

Ditambahkan Junaidi, untungya kejadian itu terjadi pada malam hari dan bila hal tersebut, terjadi pada siang hari besar kemungkinan akan berakibat fatal bahkan bisa menelan korban jiwa.

“Kalau seandainya kejadianya siang hari kemungkinan fatal, karena ini di halaman rumah saya dan anak-anak sering bermain di bawah tembok tersebut kalau sampai itu menelan korban siapa yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Masih kata Junaidi, sebelumnya pagar tersebut telah dua bulan lebih condong dan berpotensi akan rubuh, namun setiap laporan warga terkesan tidak diindahkan oleh pihak sekolah.

Bahkan kata Junaidi, warga pernah mengusulkan pembangunan pagar tersebut tapi lagi-lagi tidak mendapat respon dari pihak sekolah.

” Sementara anggaranya seperti dana BOS dan anggaran lainkan ada dan kondisi paggar ini udah condong sudah hampir roboh itu udh hampir dua bulan tapi setiap kami tegur tidak di indahkan, bahkan saat ini pagar bagian depan sekolah, juga tinggal nunggu robohnya lagi mudah mudahan tidak menimpa orang sebab, itu udah nggantung pondasinya,” tandas Junaidi.

BACA JUGA :   Ketua DPRD Provinsi Lampung Gelar Sosper, Minta Masyarakat Terapkan ProKes

Lebih lanjut Junaidi mengatakan, hingga saat ini seakan tidak ada niatan pihak sekolah untuk membersihkan puing-puing reruntuhan pagar yang rubuh itu.

Kendati pihak sekolah telah memeriksa kondisi pagar yang rubuh itu, tapi hanya diam seribu bahasa, dan seakan tidak memperdulikan reruntuhan yang memenuhi pekarangan warga tersebut.

“Ini kan di halaman rumah saya dan udh pernah saya bilang kepada pihak sekolah sampai ada kejadian pagar maka roboh dan menimpa orang pihak sekolah akan kami tuntut,”tegasnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan Kepala SDN Tanjung Raya Muzakir tidak dapat dikonfirmasi sebab, saat dihubungi via Whatsappnya kepsek tersebut tidak menjawab.(tto)

banner 325x300
  • Bagikan