Pengelolaan Bumdes Diduga Carut-Marut, Pekon Puralaksana Babinsa dan Bhabinkamtibmas Melakukan Penelusuran dan Memangil Para Pengurus Bumdes Lambar

  • Bagikan

WAY TENONG, Lampungkham Terkait dugaan Carut-marutnya pengelolaan Bumdes yang bergerak di bidang penjualan gas elpiji dan budidaya ikan air tawar di Pekon Puralaksana Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat (Lambar), yang selama tiga tahun terakhir tidak memiliki laporan kepada pihak pekon setempat, akhirnya pihak Perangkat Pekon Puralaksana Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan penelusuran secara detail serta melakukan pengmpulan tabung gas elpiji yang berada di luar pangkalan milik bumdes tersebut.

Hal tersebut dijelaskan Peratin Puralaksana Tata, Kamis 18 Juni 2020.

Menurutnya, pihaknya bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, selain melakukan pengumpulan tabung gas pihaknya juga melakukan pemeriksaan pembukuan pengelolaan bumdes serta meminta pertanggung jawaban dari pihak pengurus bumdes.

“Kita melakukan pengumpulan tabung gas dan memeriksa pembukuan serta meminta pertanggungjawaban dari pihak kepengurusan bumdes tersebut,” kata Tata.

Ditambahkan tata, dalam penelusuran tersebut pihaknya berhasil mengumpulkan 479 tabung gas yang yang tercecer di warung-warung warga.

Dikesempatan itu pihaknya mengumpulkan seluruh pengurus bumdes dan menmgingat, selama tiga tahun pihak bumdes tidak pernah melaporkan hasil usaha tersebut, maka pihak Pekon pun meminta pertanggungjawaban kepada para pengurus Bumdes tersebut.

“kita akan tetap meminta pertanggungjawaban dan jika hal itu tidak dapat dipertanggungjawabkan maka pihak pekon akan melakukan tindakan, mungkin akan mengganti para pengurus bumdes tersebut,” imbuh Tata.

Kendati begitu, tambahnya, jika pihak pengurus bumdes tersebut akan mempertanggungjawabkan serta merubah pola dan tertib admistrasi maka para pengurus bumdes tersebut akan dipertahankan.

“Karena Bumdes ini kan usaha desa dan untuk kemajuan desa, jadi semua harus jelas mulai dari tertib admistrasi serta manejemen yang solid, dan yang terpenting bertanggung jawab,” tandas Tata. (tto)

banner 325x300
  • Bagikan