Ini Jawaban Peratin dan Pihak PUPR Lambar Terkait Bak Penampungan Air Bersih Terkesan Mubadzir di Batu Kebayan

  • Bagikan

LIWA, Lampungkham Tanggapi dugaan bagunan Bak penampung air bersih yang bersumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Lambar, di Pekon Batu Kebayan Kecamatan Batu Ketulis yang terkesan mubadzir,

Pengoprasian bak penampungan air masih terkendala ditegangan listrik yang tidak kuat mengoprasikan sumur bor untuk mengisi bak penampungan.

Peratin setempat Murtoyo menjelaskan, pihaknya telah melakukan uji coba menggunakan listrik balai pekon setempat mengingat sumber air yang digunakan untuk mengisi bak tersebut merupakan sumur bor kendati begitu, daya hisap kurang maksimal bahkan membuat rusak KWH meter listrik tersebut terbakar.

“Sebetulnya sudah ngalir pernah di tes, tapi masih terkendala kendalanya di aliran listrik menggunakan listrik pekon ternyata terbakar dan tidak kuat, kayaknya daya hisapnya kurang, seharusnya tiga jam bak penuh tapi pas uji coba hingga 5 jam air belum penuh, meteran listrik sampai terbakar” ujar Murtoyo Kamis, 18 Juni 2020.

Sebelum dilakukan uji coba, sambungnya, bak penampungan air bersih tersebut sempat bocor sehingga pihak pekon melaporkan hal tersebut kepada pihak pengelola.

“Dulu bak itu bocor sampai dan memberitahukan via handphone kepada pelaksananya yang bernama budi tak pernah di angkat, tapi Alhamdulillah meski telpon saya tidak diangkat akhirnya kebocoran tersebut di perbaiki,” ungkapnya.

Lebih lanjut Murtoyo mengatakan, setelah dilakukan uji coba menggunakan Listrik balai pekon, dan terbakar, sampai saai ini belum ada tindak lanjuti oleh pihak terkait.

“Setelah dilakukan uji coba bahkan sampai terbakar sampai sekarang itu belum di benahi dan belum dapat di operasikan,” kata Murtoyo.

Murtoyo berharap, fasilitas tersebut secepatnya dilakukan pembenahan sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga.
“ infonya akan ada perbaikan secepatnya, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” ucap Peratin Batu Kebayan itu.

BACA JUGA :   Rakor Penanganan kovid19 Level 3 di pekon Padang tambak.

Terpisah Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Lampung Barat Hermanto mengatakan, pembangunan tersebut telah diselesaikan, dan telah diuji cobakan hanya saja soal meteran listrik yang akan dipasang oleh pihak Pekon, dan akan dimusyawarahkan dengan masyarakat.

“Itu sudah selesai dan sudah di uji cobakan, hanya soal meteran listrik yang akan dipasang oleh pekon dan akan di musyawarahkan dengan masyarakat disana, selanjutnya pekon yang mengelola,” singkatnya. (tto)

banner 325x300
  • Bagikan