Hutama Karya Ajak Masyarakay Tingkatkan Keselamatan Berkendara Menjelang Nataru 2021

  • Bagikan

JAKARTA, Lampungkham Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya mengajak masyarakat meningkatkan keselamatan berkendara di sepanjang Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR-S), Akses Tanjung Priok (ATP), dan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Ketua Tim Satgas Nataru dan EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo,
mengatakan, peningkatan kesadaran berkendara saat Natal dan tahun Baru 2021 perlu
ditingkatkan karena di saat-saat itulah volume kendaraan mulai meningkat di sepanjang jalan
tol.

Keselamatan berkendara sesuai dengan kampanye SETUJU – Selamat Sampai Tujuan – yang
digaungkan Hutama Karya sejak 2019 lalu.

Tjahjo menambahkan, kesadaran berkendara dimulai dengan hal-hal kecil. “Memperhatikan kondisi fisik saat menyetir.

Bila Lelah dan mengantuk, hendaknya langsung istirahat di Rest Area terdekat dan dilarang meneruskan perjalanan. Karena, bila sampai terjadi microsleep
maka risiko kecelakaan akan tinggi,” katanya.

Microsleep adalah kondisi dimana orang tanpa tersadar tertidur dengan durasi singkat, biasanya sekitar 5-10 detik saja. Walau tidur singkat, namun microsleep menjadi salah satu faktor utama kecelakaan di sepanjang jalan tol.

Lebih lanjut, Tjahjo juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain ponsel saat menyetir: membalas pesan, menerima telepon, apalagi membuat konten video sambil berkendara adalah hal-hal yang sangat dilarang.

“Selain membahayakan diri sendiri, aktivitas seperti ini juga membahayakan orang lain,” tutur Tjahjo.

Tjahjo mengaku, belakangan ini ada masyarakat yang membuat konten video sambil menyetir
dan memacu kecepatan kendaraannya, lalu mengunggahnya di media sosial. Hal seperti ini tidak dibenarkan sama sekali, selain tidak keren, masyarakat yang melakukan aktivitas tersebut juga bisa kena tilang “Karena kami sudah memasang CCTV di setiap satu kilometer di jalan tol dengan dua arah kamera.

BACA JUGA :   Cegah Virus Corona, kantor Pajak melakukan pelayanan secara Online

Jadi, bila ada masyarakat yang bermain ponsel saat berkendara, polisi akan turun tangan,” tegasnya.

Pemeliharaan dan Perbaikan Jalan Tol Saat ini Hutama Karya tengah melakukan pemeliharaan dan perbaikan di 69 titik ruas tol.
Diantaranta yakni dari KM 50 s/d KM 59 pada Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, KM 147
s/d KM 329 pada Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, dan KM 23 s/d
32 pada Ruas Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR_S).

Menurut Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, perbaikan jalan tersebut dilakukan biasanya pada pukul 22.00 s/d 05.00 WIB.

“Kami melakukan pemeliharaan jalan secara rutin, sehingga apabila ada kerusakan langsung
ditindaklanjuti terutama pada saat musim hujan seperti sekarang ini, sehingga kami meminta pengguna jalan untuk berhati-hati pada saat melintas,” tutur Dwi.

JTTS dibangun di wilayah yang cukup unik, ada yang di atas rawa bahkan lahan gambut,
sehingga perlu penanganan ekstra dalam pemeliharaan jalannya, agar lebih maksimal dan sesuai dengan perkerasan awal.

“Saat ini pemeliharaan dan perbaikan jalan di JTTS masih ditangani oleh kontraktor yang
membangun.

Kami berharap masyarakat juga dapat ikut memelihara jalan tol ini dengan disiplin dalam kecepatan berkendara dan memastikan bahwa tidak melintas dengan kendaraan yang Over Dimensi dan Over Load, karena dua hal tersebut merupakan faktor utama yang dapat merusak perkerasan jalan ” ujar Dwi.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan bahwa pada momen Nataru ini, Hutama Karya memprediksi lalu lintas lalu lintas di jalan tol yang dikelola Hutama Karya khususnya Jalan Tol Trans Sumatera akan kembali meningkat.

BACA JUGA :   HUT Ke-55, PGN Tegaskan Siap Perluas Infrastruktur dan Utilisasi Gas Bumi Nasional

“Kami memprediksi lonjakan trafik tersebut akan terjadi hingga 26,28 % pada tanggal 24 Desember 2021 dan untuk arus balik diprediksi akan mengalami lonjakan hingga 34,73 % pada tanggal 2 Januari 2022.” Tutup Dwi Aryono Bayuaji, EVP Divisi OPT Hutama Karya.

Hutama Karya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi ketentuan dan
tata tertib yang berlaku di jalan tol, salah satunya dengan menggunakan satu kartu Uang
Elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan serta memastikan kecukupan saldo UE sebelum
memasuki gerbang tol.

Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo UE, dapat
menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya dimana terdapat fitur
Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE.**

banner 325x300
  • Bagikan