Bandarlampung akan miliki destinasi wisata baru

  • Bagikan
Eks Bambu Kuning Square akan disulap menjadi destinasi wisata oleh PT KAI

BANDARLAMPUNG, Lampungkham Bandarlampung akan memiliki destinasi wisata baru, rencananya, Stasiun Kereta Api Tanjung Karang akan disulap menjadi tempat wisata, setelah dilakukan penataan di eks Bambu Kuning Square.

PT KAI Divre IV Tanjung Karang telah melakukan penataan para pedagang yang akan direlokasi ketempat yang lebih strategis, gedung eks BKS , rencananya akan dijadikan tempat destinasi wisata.

Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo mengatakan, Stasiun Tanjung Karang merupakan salah satu pintu masuk ke Provinsi Lampung, sehingga harus terlihat rapi dan bersih.

” saat ini akan kita lakukan penataan sesuai dengan arahan Gubernur Lampung ketika melakukan kunjungan kerja di kawasan Stasiun” ujarnya.

Saat ini, sambungnya, Stasiun Kereta Api bukan hanya tempat orang datang dan prrgi untuk naik kereta api saja, tetapi diharapkan bisa menjadi tempat bersantai dan tempat belajar bahkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata, dan menjadi ikon kota.

“Kalau kita lihat stasiun-stasiun besar yang ada di Jawa, semua dijadikan ikon kota. kita berharap stasiun Tanjung Karang juga bisa menjadi ikon Kota Bandarlampung”harapnya.

PT KAI Drive IV Tanjung karang, menata lahan depan Stasiun Tanjung karang

Sapto menjelaskan, Jadi KAI melakukan penertiban aset-aset bukan berarti melakukan penggusuran tetapi untuk penataan baik kawasan maupun secara administrasi.

” Sebelum dilakukan penataan, banyak pedagang di lokasi tersebut, dan pedagang itu akan direlokasi yang tidak jauh dari tempat biasanya berdagang.

Sapto mengakui, sebelum dilakukan penataan, warga sekitar mencari penghasilan dari berdagang didepan Eks BKS, sudah dilakukan rapat koordinasi dengan aparat, baik itu kepolisian, Koramil, kecamatan, maupun kelurahan” tambahnya

Sementara itu Lurah Gunungsari, Akbar Mandari Putra, menyambut baik rencana PT KAI akan membuat destinasi wisata diwilayahnya, pasalnya daerahnya yang dipimpinnya, merupakan daerah perbukitan dan dekat dengan stasiun yang akan ditata dan dijadikan sebagai Kota Wisata.

BACA JUGA :   Gubernur Arinal dan Ketua DPRD Tandatangani Raperda Perubahan APBD Tahun Amggaran 2020

“Lokasi itu akan kita sulap menjadi desa pelangi, saat dilihat dari atas atau dari bawah itu kan kelihatan genteng-genteng berwarna-warni ” singkatnya. (*)

banner 325x300
  • Bagikan