7 Tuntutan AML diterima Secara Simbolis oleh Ketua DPRD dan Gubernur Lampung

  • Bagikan

BANDARLAMPUNGLK — 7 Tuntutan Mahasiswa yang diantaranya, Tolak kenaikan harga BBM, Indonesia krisis energi. Menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok. Hentikan kriminalisasi dan Represifitas Terhadap gerakan Rakyat, akhirnya diterima secara simbolis oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi setelah menemui masa aksi dari element mahasiswa di pintu masuk lapangan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Rabu 13 April 2022.

Saat berada di tengah mahasiswa, Mingrum Gumay memberikan apresiasi kepada mahasiswa telah bersama menjaga ketertiban, keharmonisan dan kesejukan dalam menyampaikan aspirasi.

” saya bersyukur dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa yang tergabung dalam aliansi lampung memanggil telah duduk sama rendah berdiri sama tinggi demi terwujudnya kondusifitas dan kesejukan di Provinsi Lampung ” Ujar Mingrum

Mingrum bersedia menyerap aspirasi mahasiswa sebagaimana merupakan perpanjangan tangan dari masyarakat.

” Sebagai wakil rakyat sudah menjadi kewajiban dan keharusan untuk berdiri bersama rakyat menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat karena lembaga ini merupakan interpretasi dari rakyat ” tegasnya

Dikesempatan yang sama Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa Lampung Tomi Pasha mengatakan, aksi yang dilakukan pada hari ini, akhirnya menemui titik terang dan disambut oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung dan Gubenur.

“Hasil aksi hari ini adalah, kami bersama Ketua DPRD dan Gubernur Lampung sudah melaksanakan penandatanganan kesepakatan,” ujarnya.

Apabila, sambung Tomi, kesepakatan yang sudah dilakukan pihak mahasiswa bersama Ketua DPRD dan Gubernur Lampung tidak ada tindak lanjut dalam waktu 3×24 jam, maka pihaknya akan kembali menggelar aksi lebih besar lagi.

” Kami mendesak keras DPRD dan Gubernur untuk meninjaklanjuti tuntutan yang diminta oleh Aliansi Lampung Memanggil,” tegasnya

Berikut adalah tuntutan dari Aliansi Lampung Memanggil :
1. Tolak kenaikan harga BBM, Indonesia krisis energi.
2. Menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok.
3. Wujudkan Reforma agraria sejati
4. Cabut UU Cipta Kerja.
5. Mempermudah Akses Kesehatan Untuk seluruh rakyat Indonesia.
6. Wujudkan pendidikan gratis ilmiah dan demokratis.
7. Hentikan kriminalisasi dan Represifitas Terhadap gerakan Rakyat.***

banner 325x300
  • Bagikan