Menyambut Natal dan Tahun Baru 2020, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Tanjungkarang menyiagakan empat unit lokomotif dan 70 unit kereta (gerbong) Siap Operasi

459 views

BANDARLAMPUNG, Lampungkham Menyambut Natal dan Tahun Baru 2020, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Tanjungkarang menyiagakan empat unit lokomotif dan 70 unit kereta (gerbong) Siap Operasi (SO) untuk 8 perjalanan KA reguler selama masa Natal dan Tahun Baru 2020.

Hal ini terungkap saat Kadivre IV PT KAI Tanjungkarang Sulthon Hasanudin menggelar apel pasukan siaga Nataru di halaman Stasiun Tanjungkarang, Kamis, 20 Desember 2019.

Kadivre IV PT KAI Tanjungkarang Sulthon Hasanudin mengatakan, masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2020 ditetapkan mulai 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020). Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada hari Minggu tanggal 22 Desember 2019 sedangkan arus balik pada hari Rabu tanggal 1 Januari 2020.

Sedangkan tempat duduk yang disediakan, sambungnya, sebanyak 3.956 per hari atau 71.208 tempat duduk selama 18 hari masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

“Ketersediaan tempat duduk tersebut turun sebesar 1% atau 5.724 tempat duduk dibanding program masa angkutan Nataru tahun 2018/2019 sebanyak 76.932 tempat duduk yang tersedia,” beber Sulthon

Lebih lanjut Sulthon menjelaskan, penurunan jumlah ketersediaan tempat duduk ini disebabkan Nataru periode ini tidak lagi dijalankannya KRD Way Umpu dan KRD Seminung tetapi ada penambahan perjalanan KA Kuala Stabas menjadi dua kali dalam sehari yang tahun sebelumnya cuma sekali perjalanan dalam sehari.

” Selama masa angkutan Nataru angkutan KA Barang berjalan seperti biasa sesuai dengan Gapeka 2019 “pungkasnya.

Kadivre IV PT KAI Tanjungkarang mengecek kesiapan personil hadapi NATARU

Untuk diketahui, bagi masyarakat yang akan menggunakan kereta api dihimbau untuk, Calon penumpang tidak datang terlalu awal dari jadwal keberangkatan, lebih baik datang 2-3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari kepadatan dan penumpukan penumpang di stasiun.

Penumpang tidak membawa barang yang melebihi kapasitas 20 kg atau barang yang memakan tempat terlalu banyak karena akan mengganggu penumpang lainnya.

Baca Juga :  Veri Agusli HTB: Fokus Menangkan Prabowo Presiden, Gerindra Menang

Masyarakat yang ingin mendapatkan tiket KA tidak harus datang di stasiun tetapi dapat melakukan pembelian di seluruh channel resmi penjualan tiket kereta api, antara lain pada KAI Access, situs kai.id, Contact Center 121/ (021) 121, maupun channel eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI seperti gerai minimarket, Traveloka, Tiket.com, Tokopedia, agen resmi lainnya.

Penumpang diwajibkan mencetak boarding pass sebelum memasuki stasiun, cetak boarding pass diperuntukkan bagi calon penumpang yang membeli tiket melalui channel eksternal.

Selama dalam perjalanan penumpang dihimbau tidak memakai perhiasan yang berlebihan karena bisa memancing pelaku kejahatan, salah satu tindak kejahatan yang kerap menimpa pemudik adalah bius maupun gendam. (*)